Perjalanan inspiratif seorang wanita muda, Vina Anisa, dalam membangun brand fashion muslimah Vina Dress dari Kota Banjarmasin hingga menjadi salah satu pelopor busana syar’i modern di Kalimantan Selatan.
Nama Vina Anisa kini sudah tidak asing lagi di kalangan pemerhati fashion muslimah di Kalimantan Selatan dan sekitarnya. Perjalanan Vina dimulai dari hobi sederhana, yakni menjahit dan mendesain pakaian muslimah untuk dirinya sendiri saat masih duduk di bangku SMA pada tahun 2012. Di tengah keterbatasan pilihan busana muslimah yang modis namun tetap syar’i di pasaran Banjarmasin saat itu, Vina coba berinovasi dengan membuat aneka dress, gamis, dan hijab yang nyaman digunakan namun tetap menarik secara tampilan.
Keterampilan menjahit ia tekuni secara otodidak dari sang ibu, ditambah mempelajari pola sederhana lewat berbagai video di internet. Hasil jahitannya yang unik dan rapi mulai menarik perhatian teman-teman sekolah dan tetangga. Pesanan pun mulai berdatangan, hingga akhirnya ia memberanikan diri menjual karya pertama dengan brand Vina Dress.
Tidak mudah membangun brand fashion dari kota yang masih berkembang seperti Banjarmasin. Namun tantangan itu tidak menyurutkan semangat Vina Anisa. Pada 2014, Vina memutuskan untuk lebih serius mengelola usahanya. Ia mulai rutin mengikuti bazar fashion, membuka booth di pusat perbelanjaan lokal, dan memperluas pengetahuan seputar pemasaran online. Berkat ketekunan dan keberaniannya mengambil peluang, perlahan nama Vina Dress mulai dikenal di kalangan pecinta busana muslimah Kalimantan.
Pada tahun 2016, Vina Dress sudah memiliki workshop kecil dan mempekerjakan 3 orang penjahit. Ia terus mengasah kreativitas dengan mencari tren terbaru namun tetap menjaga ciri khas lokal Kalimantan Selatan dalam tiap koleksi.
Vina Anisa tidak hanya berbisnis untuk keuntungan semata. Ia juga sangat peduli pada pemberdayaan perempuan di sekitarnya. Banyak ibu rumah tangga di Banjarmasin yang belum memiliki penghasilan tetap diajak bergabung sebagai tim produksi dan reseller Vina Dress. Melalui pelatihan singkat, mereka belajar menjahit, pengemasan, hingga pelayanan pelanggan.
Dengan sistem kemitraan, saat ini ada lebih dari 50 reseller yang tersebar di kota-kota lain di Kalimantan Selatan seperti Banjarbaru, Martapura, hingga Hulu Sungai. Vina Dress berhasil membantu puluhan keluarga memperoleh penghasilan tambahan. Semangat kolaborasi dan membantu sesama menjadi salah satu kunci kelanggengan brand ini di tengah persaingan industri fashion yang semakin ketat.
Seiring perkembangan zaman, Vina Anisa gencar melakukan inovasi baik dari segi desain maupun strategi pemasaran. Ia aktif membuat konten mix and match melalui media sosial, mengadakan live shopping di Instagram, hingga merambah marketplace besar seperti Shopee dan Tokopedia. Banyak pelanggan dari luar Banjarmasin seperti Samarinda, Balikpapan, hingga Palangka Raya mulai memesan dress dan gamis dari Vina Dress.
Beberapa strategi pemasaran andalan Vina Dress antara lain:
Dalam waktu kurang dari lima tahun, omzet Vina Dress naik drastis. Tahun 2022, penjualan bulanan mereka bisa mencapai ratusan juta rupiah, dengan pesanan rata-rata berasal dari pelanggan setia dan promosi mulut ke mulut.
Konsistensi dan inovasi yang dibawa oleh Vina Anisa mendapat penghargaan dari berbagai pihak. Ia pernah dianugerahi sebagai salah satu Pengusaha Muda Inspiratif Banjarmasin oleh Dinas Koperasi dan UMKM, serta terpilih sebagai finalis Wirausaha Muda Mandiri tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Tak sedikit media lokal yang membuat liputan khusus tentang Vina Dress sebagai UMKM fashion muslimah yang memperkenalkan produk-produk lokal ke kancah nasional.
Salah satu pencapaian membanggakan adalah ketika produk Vina Dress dikenakan oleh beberapa artis dan penceramah dalam acara keagamaan tingkat provinsi. Selain itu, koleksi Vina Dress juga pernah dipamerkan dalam gelaran fashion show di kota Banjarmasin.
Menurut Vina Anisa, kunci sukses bisnis bukan semata-mata pada modal besar, namun lebih kepada kemampuan beradaptasi, mau belajar, dan menjaga kualitas produk. Ia mengakui pernah mengalami berbagai kegagalan, seperti stok bahan yang habis saat ada lonjakan permintaan atau produk yang tidak sesuai ekspektasi pelanggan. Namun, dari setiap tantangan, ia belajar untuk memperbaiki diri dan usahanya.
Bagi Vina, membangun usaha juga berarti membangun jejaring dan saling menguatkan. Ia aktif berbagi tips dan semangat lewat seminar, workshop, serta komunitas UMKM perempuan di Banjarmasin. Harapannya, akan lahir banyak pengusaha muda lokal yang bangga akan karya sendiri dan mampu berdampak bagi lingkungan sekitar.
Kisah Vina Anisa dan Vina Dress menjadi contoh nyata bahwa dengan ketekunan, kreativitas, dan tekad kuat, siapapun dapat membangun bisnis sukses, bahkan dari kota yang jauh dari pusat mode nasional. Saat ini, Vina Dress bukan hanya menjadi ikon fashion muslimah Banjarmasin, namun juga sumber inspirasi dan pemberdayaan bagi banyak perempuan di Kalimantan Selatan. Masa depan bisnis fashion lokal pun semakin cerah berkat generasi muda kreatif seperti Vina Anisa.