Banjarmasin, kota yang dikenal dengan julukan Kota Seribu Sungai di Kalimantan Selatan, menjadi saksi perjalanan inspiratif seorang pengusaha lokal bernama Suryani Mahmudah. Dengan tekad dan kegigihannya, Suryani membangun Toko Suryani yang kini dikenal sebagai salah satu toko sembako dan kebutuhan rumah tangga terbesar dan terlengkap di Banjarmasin. Kisah sukses Suryani Mahmudah tidak hanya menginspirasi warga lokal, tetapi juga menjadi contoh bagi banyak calon pengusaha wanita di Kalimantan Selatan serta Indonesia secara umum.
Suryani Mahmudah lahir di Banjarmasin, berasal dari keluarga sederhana yang hidup dengan penuh keterbatasan. Dari kecil, ia sudah terbiasa membantu orang tua bekerja di pasar tradisional. Lingkungan inilah yang secara tidak langsung membentuk karakter Suryani sebagai perempuan tangguh yang selalu siap menghadapi tantangan. Selepas pendidikan SMA, Suryani tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, tetapi semangat belajarnya tidak pernah padam.
Tahun 2010 menjadi babak baru bagi Suryani. Dengan modal tabungan hasil kerja kerasnya di pasar dan bantuan kecil dari saudara, ia memutuskan membuka Toko Suryani di sudut Jalan Ahmad Yani, sebuah lokasi yang strategis di kawasan perumahan dan dekat dengan pusat aktivitas masyarakat. Awalnya, toko tersebut hanya menjual sembako seperti beras, minyak goreng, gula, dan beberapa kebutuhan rumah tangga lain. Suryani mengelola toko tersebut sendiri, mulai dari membuka toko pagi hingga menutupnya malam.
Tidak mudah bagi Suryani untuk mengembangkan usahanya. Tantangan datang dari berbagai arah, mulai dari persaingan sesama pedagang, naik-turunnya harga barang, hingga keterbatasan modal. Namun, Suryani memiliki prinsip bahwa kepuasan pelanggan adalah kunci utama keberhasilan. Ia selalu memberikan pelayanan ramah dan harga yang kompetitif, sehingga pelanggannya terus bertambah dari hari ke hari.
Salah satu terobosan yang dilakukan Suryani adalah menyediakan layanan pesan antar untuk konsumen yang tidak bisa datang langsung ke toko. Dengan memanfaatkan tenaga kerja lokal, Suryani membuka peluang kerja bagi anak-anak muda di sekitar lingkungan toko. Layanan ini mendapat respon positif, terutama bagi ibu rumah tangga dan pelanggan lansia.
Di tahun 2016, seiring dengan perkembangan bisnis, Toko Suryani memperluas produk yang dijual hingga ke perlengkapan alat dapur, peralatan kebersihan, dan produk UMKM lokal. Produk-produk yang dipasarkan didapatkan dari kerja sama dengan pemasok dan pengrajin daerah. Suryani percaya bahwa mendukung usaha kecil lain akan memperkuat ekosistem bisnisnya dan membantu perekonomian lokal.
Tidak berhenti di situ, Suryani mulai memanfaatkan teknologi digital sederhana dengan menerima pesanan melalui aplikasi pesan instan dan media sosial. Ia membuat grup komunitas pelanggan dan merancang promo menarik di hari-hari tertentu. Hal ini berhasil meningkatkan loyalitas pelanggan dan memperkuat reputasi Toko Suryani di Banjarmasin.
Toko Suryani tidak saja dikenal karena kelengkapan produk dan kemudahan layanan. Toko ini juga berperan aktif dalam kegiatan sosial, seperti penyediaan donasi sembako, partisipasi dalam bazar UMKM, dan membantu para pedagang kecil untuk menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Suryani sendiri sering diundang sebagai pembicara di seminar motivasi kewirausahaan, khususnya bagi wanita dan pengusaha muda.
Melalui Toko Suryani, Suryani berhasil membuka lebih dari 15 lapangan kerja bagi warga lokal dan membantu lebih dari 40 pelaku usaha kecil daerah dalam memasarkan produk mereka. Ia meyakini bahwa pemberdayaan ekonomi lokal adalah kunci bagi kemajuan bersama.
Meskipun sudah tergolong sukses, Suryani tetap menghadapi tantangan, khususnya di era persaingan digital dan pandemi COVID-19. Penurunan omzet sempat dirasakan namun Suryani cepat beradaptasi dengan menambah layanan online dan memberikan diskon khusus. Ia juga berusaha menjaga kesehatan karyawan serta menegakkan protokol kesehatan di toko.
Suryani belajar bahwa ketekunan, kreativitas, dan empati dalam bisnis menjadi senjata utama dalam menghadapi krisis.
Kisah Suryani Mahmudah dan Toko Suryani di Banjarmasin merupakan bukti nyata bahwa kesempatan dan keberhasilan dapat diraih siapapun yang mau berjuang serta bekerja keras, terlepas dari latar belakang. Kisah beliau menginspirasi banyak perempuan untuk berani memulai usaha dan yakin akan potensi diri sendiri.
Suryani berharap ke depannya Toko Suryani bisa semakin berkembang, membuka cabang di berbagai kota di Kalimantan Selatan, dan tetap menjaga filosofi pelayanan terbaik serta kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Ia juga berpesan agar generasi muda jangan takut untuk memulai langkah baru dalam usaha, apapun bidangnya. Kejujuran, ketekunan, dan doa menurut Suryani adalah kunci utama. Dari toko kecil di sudut kota Banjarmasin, Suryani berhasil membuktikan bahwa mimpi setiap anak bangsa dapat diwujudkan dengan kerja nyata.
Kisah Suryani Mahmudah akan selalu menjadi inspirasi bagi masyarakat Banjarmasin dan Kalimantan Selatan. Semangatnya dalam membangun Toko Suryani yang sukses tanpa melupakan tanggung jawab sosial merupakan contoh ideal pengusaha yang bukan hanya mengejar keuntungan, tetapi juga menjadi pelopor kebaikan bagi lingkungan dan masyarakat. Semoga kisah beliau menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berjuang mencapai impian, apapun tantangan yang menghadang.