Said Maulana, seorang pengusaha lokal di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, bukan berasal dari keluarga pebisnis. Namun, tekad untuk mengubah nasib dan keinginan membantu keluarga memotivasi Said untuk berjuang dan mencari peluang. Pada tahun 2010, Said memulai perjalanan bisnisnya dengan membuka Bengkel Las Said di sudut Jalan Pramuka, Banjarmasin. Memulai usaha tanpa modal besar, Said hanya mengandalkan pengetahuan dasar tentang teknik pengelasan yang didapat dari kursus singkat dan pengalaman bekerja di bengkel orang lain.
Memulai usaha dari nol merupakan tantangan tersendiri bagi Said Maulana. Awalnya, Bengkel Las Said hanya memiliki dua alat las dan satu mesin gerinda. Said melakukan pemasaran sendiri dengan cara door-to-door ke lingkungan sekitar, menawarkan jasa pembuatan pagar, teralis jendela, dan pintu besi. Banyak calon konsumen yang ragu, namun Said tetap gigih meyakinkan bahwa hasil kerja dan pelayanannya bisa dipercaya.
Beberapa bulan pertama, keuntungan bengkel sangat minim. Kadang penghasilan belum cukup untuk menutupi biaya operasional, seperti listrik dan pembelian bahan baku. Namun Said tidak menyerah; Ia percaya bahwa ketekunan dan pelayanan yang jujur akan membuahkan hasil.
Perlahan-lahan, Bengkel Las Said mulai dikenal di sekitar Banjarmasin berkat kualitas kerja dan ketepatan waktu. Said selalu memastikan hasil pengelasan rapi, kuat, dan harga yang diberikan sangat kompetitif. Tidak jarang, pelanggan direkomendasikan oleh pelanggan lain yang puas dengan pelayanan.
Dengan semakin banyaknya permintaan, Said mulai merekrut pekerja lokal yang juga ingin belajar pengelasan. Ia melatih mereka dengan disiplin tinggi dan menanamkan nilai kejujuran serta kerja sama tim. Jumlah pekerjaan semakin bertambah, dari proyek-proyek kecil hingga pembuatan pagar dan konstruksi besar untuk perumahan dan instansi.
Tahun 2016, Said mulai melihat peluang di era digital. Ia membuat akun media sosial dan website sederhana untuk memperkenalkan Bengkel Las Said ke masyarakat yang lebih luas. Said juga berani menawarkan jasa desain pagar dan teralis modern mengikuti tren rumah minimalis dan kebutuhan pelanggan. Dengan memanfaatkan WhatsApp dan Instagram, Said rutin mengunggah hasil pekerjaan, testimoni pelanggan, dan promo khusus mengikuti perkembangan zaman.
Kisah sukses Said Maulana bukan sekadar hasil kerja keras, tetapi juga buah integritas dalam pelayanan. Ia selalu menegaskan pada semua pekerjanya agar menjaga kepercayaan pelanggan, tidak mengerjakan asal-asalan, serta memberikan garansi pada setiap proyek. Said percaya bahwa komitmen pada kualitas membuat pelanggan loyal dan merekomendasikan bengkel ke orang lain.
Selain memperhatikan kepuasan pelanggan, Said juga aktif memberikan pelatihan kepada anak-anak muda sekitar yang ingin belajar pengelasan secara gratis. Ia membuka kesempatan kerja bagi mereka yang serius, sehingga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan memperkuat tim bengkel.
Berkat kerja keras bertahun-tahun, Bengkel Las Said kini menjadi salah satu bengkel las yang paling dipercaya di Banjarmasin. Bengkel Said telah mengerjakan proyek-proyek konstruksi besar seperti pembuatan pagar rumah, kanopi toko, struktur besi perumahan, bahkan beberapa gedung pertokoan di kota. Said Maulana juga beberapa kali diundang sebagai pembicara seminar kewirausahaan oleh Dinas Perindustrian dan UKM Kalimantan Selatan.
Bengkel Las Said bukan hanya memberikan layanan pengelasan, tetapi juga menebar inspirasi bagi banyak orang. Said Maulana dikenal sebagai orang yang peduli lingkungan, sering membantu warga sekitar melalui program renovasi rumah warga miskin secara gratis. Said meyakini bahwa keberhasilan usaha juga harus membawa manfaat bagi masyarakat luas.
Banyak pemuda yang kini sudah mandiri setelah belajar di Bengkel Las Said. Sebagian telah membuka usaha las sendiri dan memberikan peluang kerja bagi orang lain. Said merasa bersyukur jika kisahnya bisa menjadi motivasi bagi siapapun yang ingin membangun usaha dengan modal kecil namun impian besar.
Said mengajak generasi muda di Banjarmasin maupun Kalimantan Selatan agar berani bermimpi dan mencoba membangun usaha. Ia berpesan bahwa kesuksesan bukan hanya milik orang yang punya modal besar, tetapi milik siapa saja yang berani belajar, bekerja keras, dan jujur.
Kisah Said Maulana dan Bengkel Las Said menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kejujuran, dan tekad yang kuat mampu membawa seseorang meraih kesuksesan. Dari sebuah bengkel kecil di sudut kota Banjarmasin, usaha Said berkembang menjadi usaha yang dikenal luas dan berdampak bagi lingkungan. Kisah ini dapat menjadi inspirasi bagi pengusaha kecil maupun masyarakat umum untuk tidak menyerah menghadapi tantangan, serta selalu mengutamakan integritas dalam setiap usaha.