Awal Mula Perjalanan
Rizky, seorang pemuda kelahiran Banjarbaru tahun 1992, memulai perjalanan kopi sejak masih duduk di bangku kuliah. Keinginan mendalam untuk mengenalkan kopi berkualitas dari tanah kelahirannya membuatnya terobsesi untuk belajar segala hal tentang biji kopi dan proses pengolahan kopi.
"Saya ingat betapa susahnya mendapatkan kopi berkualitas di Banjarbaru saat itu. Kopi instan dan kopi sachet mendominasi pasar, sementara para penikmat kopi specialty harus mengimpor dari Jawa bahkan luar negeri," kenang Rizky saat ditemui di kedai kopinya yang kini telah menjadi ikon kopi di Banjarbaru.
Pengorbanan Awal
Setelah lulus kuliah pada tahun 2015, Rizky memutuskan untuk tidak langsung bekerja seperti teman-temannya. Sebaliknya, ia menghabiskan setengah tahun mengelilingi perkebunan kopi di Kalimantan dan Sulawesi untuk mempelajari secara langsung tentang karakteristik biji kopi lokal.
Modal awal yang ia miliki hanyalah tabungan pribadi sebesar Rp15 juta dan pinjaman dari orang tuanya sebesar Rp10 juta. "Waktu itu orang tua saya sangat skeptis. Mereka bertanya-tanya mengapa saya tidak langsung mencari pekerjaan seperti anak-anak lainnya," cerita Rizky sambil tersenyum mengenang masa sulit tersebut.
Memulai Rizky Coffee
Rizky Coffee pertama kali dibuka pada Maret 2016 di sebuah ruko kecil di Jalan Trikora, Banjarbaru. Luasnya hanya 40 meter persegi dengan kapasitas 20 pelanggan. Desain interior sederhana dengan tema rustic yang menonjolkan keaslian Kalimantan.
Menu awal Rizky Coffee hanya terdiri dari 6 varian kopi dan 3 makanan penutup sederhana. "Saya berfokus pada kualitas espresso dan manual brew techniques yang saya pelajari dari barista ternama di Jakarta dan Bali," ujar Rizky.
Tiga pertama pembukaan, kedai sangat sepi. Rizky hampir menyerah ketika omzet hariannya tidak mencapai Rp200.000, jauh di b target yang ia harapkan. Namun tekadnya untuk survive terus mendorongnya berinovasi.
Titik Balik
Titik balik datang ketika Rizky Coffee tampil sebagai salah satu peserta Festival Kuliner Banjarbaru pada bulan Juli 2016. Ketersdiaan "Kopi Laut" – sebuah inovasi kopi dengan sentuhan rasa laut khas Kalimantan Selatan – berhasil mencuri perhatian pengunjung dan juri.
"Saya bereksperimen dengan menambahkan sedikit garam laut lokal dan rempah-rempah khas Kalimantan dalam espresso. Hasilnya unik dan memberikan pengalaman rasa yang berbeda," jelas Rizky tentang penciptaan Kopi Laut yang kini menjadi signature drink Rizky Coffee.
Setelah festival, pelanggan mulai berdatangan. Media lokal pun mulai memberitakan tentang kedai kopi unik dengan konsep lokal ini. Dalam tiga bulan berikutnya, omzet Rizky Coffee naik hingga 500%.
Ekspansi Bisnis
Pada tahun 2018, Rizky Coffee membuka cabang kedua di Banjarmasin dengan konsep yang lebih modern namun tetap mempertahankan identitas lokal. Cabang ini berhasil menarik pasar baru dan memperkenalkan kopi specialty kepada masyarakat Banjarmasin yang sebelumnya lebih familiar dengan kopi tradisional.
Keberhasilan ini memicu Rizky untuk merencanakan ekspansi lebih luas. Ia mulai mengembangkan bisnis roasting house pada tahun 2019 untuk memproduksi biji kopi sendiri dengan standar specialty grade. Hal ini memungkinkan Rizky Coffee mengontrol kualitas produk dari hulu ke hilir.
"Memiliki roasting house sendiri merupakan perubahan besar bagi kami. Kami bisa mengatur tingkat roasting sesuai dengan profil selera pasar lokal dan menciptakan blend kopi yang unik," terang Rizky bangga.
Kontribusi pada Petani Kopi Lokal
Tidak hanya fokus pada bisnis, Rizky juga membangun hubungan langsung dengan petani kopi di Kalimantan. Ia menerapkan sistem direct trade yang menguntungkan kedua belah pihak. Petani mendapatkan harga jual yang lebih baik sementara Rizky Coffee mendapatkan jaminan kualitas biji kopi.
Pada tahun 2020, Rizky Coffee berhasil membantu tiga komunitas petani kopi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur untuk mendapatkan sertifikasi organik dan fair trade. Ini membuka peluang pasar internasional bagi produk kopi asal Kalimantan.
12
Cabang di Kalimantan
150+
Karyawan
25+
Komunitas Petani Mitra
500+
Pelanggan Harian
Tantangan Pandemi
Seperti bisnis lainnya, Rizky Coffee terdampak pandemi COVID-19 pada tahun 2020. Penurunan pengunjung mencapai 70% pada puncak pembatasan sosial. Namun, Rizky mengambil langkah strategis dengan mengalihkan fokus ke penjualan online dan produk kemasan siap saji.
"Kami mempercepat peluncuran lini produk Cold Brew dan RTD (Ready To Drink) yang sebenarnya masih dalam tahap pengembangan. Alhamdulillah strategi ini berhasil menopang bisnis kami saat masa-masa sulit," jelas Rizky.
Upaya adaptasi dilanjutkan dengan mengembangkan layanan delivery yang bekerja sama dengan berbagai platform online dan membuka drive-thru di beberapa cabang utama. Strategi ini tidak hanya mempertahankan bisnis, tetapi juga memperluas pasar ke konsumen yang lebih muda.
Rizky Coffee Hari Ini
Saat ini, Rizky Coffee telah berkembang menjadi salah satu merek kopi paling dikenal di Kalimantan dengan 12 cabang tersebar di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Tidak hanya sebagai kedai kopi, Rizky Coffee juga dikenal sebagai pusat komunitas kopi yang rutin mengadakan workshop, cupping session, dan pelatihan barista.
Berikut adalah beberapa pencapaian terbesar Rizky Coffee:
- Juara 1 Indonesian Specialty Coffee Competition 2021 untuk kategori Innovation
- Rumah kopi pertama di Kalimantan yang mendapat sertifikasi Specialty Coffee Association (SCA)
- Juru kunci penyediaan kopi untuk beberapa hotel berbintang lima di Kalimantan
- Rintisan coffee school pertama di Indonesia Timur untuk mencetak barista profesional
- Eksportir biji kopi specialty Kalimantan ke pasar Eropa dan Asia Timur
Visi Masa Depan
Rizky kini memiliki visi untuk memperkenalkan kopi Kalimantan ke pasar nasional dan internasional. Ia percaya bahwa Kalimantan memiliki potensi besar menjadi produsen kopi berkualitas tinggi yang dapat bersaing di kancah global.
Rencana besar untuk tahun-tahun mendatang termasuk pembukaan roasting house baru dengan kapasitas lebih besar, pengembangan coffee school sebagai pusat pelatihan barista untuk Indonesia Timur, serta ekspansi ke pulau-pulau lain di luar Kalimantan.
Pesan Rizky untuk Pemuda Kreatif
Menutup perbincangan, Rizky berpesan kepada pemuda kreatif yang ingin memulai usaha: "Jangan takut memulai dari kecil. Apa yang kita miliki hari ini, meskipun terbatas, bisa menjadi fondasi untuk kesuksesan di masa depan jika kita serius dan bekerja keras."
"Konsistensi adalah kunci. Banyak orang gagal bukan karena ide mereka buruk, tetapi karena mereka tidak konsisten dalam menjalankannya. Dan yang terpenting, bangun bisnis yang memiliki nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat sekitar," tutup Rizky dengan bangga.