Kota Banjarmasin, yang terkenal sebagai Kota Seribu Sungai, menyimpan ribuan kisah inspiratif di balik gemericik airnya. Salah satu kisah yang layak menjadi panutan adalah perjalanan Leli Sunarti, seorang wanita tangguh yang berhasil membangun Leli Make Up sebagai brand rias pengantin dan make up artist yang dikenal luas di Kalimantan Selatan.
Leli Sunarti lahir dan besar di Banjarmasin. Dari kecil, ia sudah tertarik dengan dunia kecantikan dan tata rias, sering membantu ibunda berdandan dan melihat proses rias pengantin tradisional Banjar di lingkungan sekitar. Setelah lulus SMA, Leli memutuskan untuk mengikuti kursus make up sederhana dengan modal tabungan sendiri. Saat itu, ia hanya bermodalkan satu set alat rias dan impian yang kuat tanpa dukungan finansial yang besar.
Perjuangan Leli Sunarti tidak mudah. Di awal, ia menawarkan jasa rias ke tetangga dan kerabat secara gratis demi membangun portofolio. Dengan kerja keras yang berkelanjutan dan keuletan, kabar tentang keahlian Leli mulai tersebar dari mulut ke mulut, hingga akhirnya ia diberi kepercayaan sebagai penata rias pengantin dalam pesta pernikahan tradisional.
Melihat berkembangnya kebutuhan jasa make up di Banjarmasin, Leli memutuskan untuk benar-benar serius membangun bisnis bernama Leli Make Up pada tahun 2012. Ia mulai memasarkan layanannya melalui media sosial dan memanfaatkan referensi dari pelanggan sebelumnya.
Konsep Leli Make Up yang berangkat dari sentuhan personal dan kepercayaan membuat klien merasa nyaman dan puas. Leli berkomitmen menghadirkan hasil make up yang tahan lama, alami, dan tetap menonjolkan keindahan khas wanita Banjar.
Tantangan yang dihadapi Leli Sunarti sangat beragam. Mulai dari keterbatasan sumber daya, persaingan dengan MUA profesional, hingga mencari pelanggan di era digital. Leli pernah mengalami masa sulit saat pandemi COVID-19, di mana jasa rias pengantin turun drastis. Namun, dengan kegigihan, ia beradaptasi dan membuka kelas online make up serta menjual produk kecantikan melalui platform marketplace.
Agar tetap eksis dan mampu bersaing, Leli Sunarti menerapkan beberapa strategi, antara lain:
Inovasi juga dilakukan dengan menghadirkan layanan home service untuk pelanggan yang ingin dirias di rumah, serta menyediakan sesi konsultasi make up daring agar tetap menjangkau konsumen di masa pembatasan sosial.
Perjuangan Leli Sunarti bukan hanya berhenti di dunia bisnis. Ia aktif berbagi ilmu dengan membuka pelatihan make up gratis bagi ibu rumah tangga dan remaja putri di Banjarmasin. Dari kegiatan sosial tersebut, banyak peserta yang akhirnya bisa membuka usaha sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa Leli tidak hanya berfokus pada keuntungan pribadi, namun juga memiliki kepedulian sosial dalam membangun komunitas kecantikan di Kalimantan Selatan.
Selain itu, Leli Make Up turut berperan dalam melestarikan budaya lokal, khususnya adat pengantin Banjar. Melalui make up dan busana adat, Leli memperkenalkan kekayaan tradisi Banjarmasin kepada generasi muda serta memperluas daya tarik tata rias daerah di tingkat nasional.
Testimoni pelanggan memegang peranan penting dalam pertumbuhan Leli Make Up. Banyak calon pengantin memuji hasil rias yang natural, sekaligus mampu menonjolkan karakter pribadi mereka. Tidak sedikit yang datang dari luar kota, bahkan luar provinsi, hanya untuk menggunakan jasa Leli Make Up setelah melihat ulasan positif di media sosial.
Salah satu cerita inspiratif datang dari seorang pelanggan yang merasa percaya diri untuk tampil di acara wisuda setelah mendapatkan sentuhan make up dari Leli Sunarti. Storytelling yang dibagikan di Instagram membuat Leli menjadi figur yang semakin dikenal dan dipercaya.
Leli Sunarti berhasil meraih beberapa penghargaan lokal, seperti Penata Rias Terbaik Banjarmasin dan Pengusaha Wanita Inspiratif Kalimantan Selatan. Pengakuan tersebut semakin memperkuat reputasi Leli Make Up sebagai jasa rias profesional yang berkualitas tinggi dan memiliki dampak sosial.
Leli Sunarti selalu berpesan kepada generasi muda untuk tidak mudah menyerah. Ia percaya bahwa kesuksesan tidak datang instant, melainkan melalui proses panjang belajar dan beradaptasi. Leli juga menekankan pentingnya menjaga integritas, membangun relasi, dan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Kisah Leli dan Leli Make Up membuktikan bahwa dengan niat, ketekunan, dan kejujuran, seseorang bisa mencapai tujuan yang diimpikan meskipun bermula dari modal kecil dan tantangan berat.
Kisah sukses Leli Sunarti dan Leli Make Up di Banjarmasin adalah bukti nyata bahwa wanita Indonesia mampu menjadi pelaku usaha sukses dengan tetap menjaga kearifan lokal. Tidak hanya berorientasi pada bisnis, perjalanan Leli juga sarat nilai edukasi, ketulusan, dan semangat berbagi. Leli Sunarti adalah inspirasi bagi banyak wanita dan pengusaha muda di Kalimantan Selatan, sekaligus menjadi contoh bagaimana bisnis make up dapat berkembang dan menopang perekonomian masyarakat.
Leli Make Up akan terus berinovasi, memperluas pelayanan, dan menjaga kualitas agar tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya.