Di tengah hiruk-pikuk Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terdapat seorang perempuan yang menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama para wanita yang ingin mandiri dan sukses. Dialah Dewi Sartika, pendiri dan pemilik Catering Mak Dewi. Kisah Dewi bermula dari sebuah tantangan hidup: sebagai ibu rumah tangga, Dewi ingin membantu perekonomian keluarga. Berbekal keterampilan memasak yang diwariskan dari ibunya, Dewi pun mulai menjajakan masakan rumahan kepada tetangga-tetangganya.
Langkah awal Dewi tak selalu mudah. Pada tahun 2009, ia hanya mampu menyediakan 10 kotak nasi setiap harinya, yang ia antarkan sendiri dengan sepeda motor sederhana miliknya. Namun semangat Dewi tidak pernah surut. Ia yakin bahwa pelayanan hangat dan kualitas makanan rumahan yang terjaga akan menjadi daya tarik bagi pelanggan.
Catering Mak Dewi resmi didirikan tahun 2011, seiring dengan peningkatan permintaan akan makanan kotak dan menu prasmanan di lingkungan Banjarmasin. Dewi mulai mempekerjakan dua orang tetangganya untuk membantu proses memasak dan pengemasan. Ia juga rajin mempromosikan usahanya melalui media sosial Facebook dan WhatsApp, di mana ia mengunggah foto menu setiap hari, lengkap dengan testimoni pelanggan.
Perlahan, nama Mak Dewi semakin dikenal. Ia menerima pesanan untuk arisan, syukuran, hingga acara pernikahan skala kecil. Kunci keberhasilan Dewi terletak pada ketulusan pelayanan: ia selalu memberi saran terbaik kepada pelanggan, menyesuaikan menu dengan budget dan kebutuhan, hingga memastikan setiap masakan diolah dengan bahan segar dari pasar tradisional.
Salah satu keunggulan Catering Mak Dewi adalah menu-menu tradisional Banjar yang jarang ditemukan di catering lain. Dewi mengangkat makanan khas seperti soto banjar, lontong orari, nasi kuning Banjar, serta beragam olahan ayam dan ikan yang dibumbui rempah lokal. Cara Dewi mengolah bumbu secara manual, tanpa MSG, membuat masakan produknya dinilai sehat dan tetap lezat.
Dewi bahkan berinovasi dengan tambahan menu fusion untuk pelanggan kekinian, seperti ayam geprek dan spaghetti balado. Dengan menjaga kualitas, Dewi selalu mengecek sendiri rasa setiap masakan sebelum dikemas.
Saat pandemi COVID-19 melanda tahun 2020, sebagian besar usaha catering mengalami penurunan pesanan. Dewi Sartika pun tidak luput dari tantangan ini. Namun, ia segera berinovasi dengan menyediakan paket makanan hemat untuk keluarga kecil dan menggratiskan ongkos kirim di zona kota. Ia juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada seluruh staf.
Upaya Dewi memberikan layanan pesan antar dan “bento box” dengan kemasan higienis, ternyata memberikan dampak positif. Banyak pelanggan yang sebelumnya ragu memesan makanan menjadi percaya karena komitmen Dewi terhadap kebersihan dan keamanan produk.
Kualitas produk dan ketekunan Dewi Sartika membuahkan hasil. Tahun 2021, Catering Mak Dewi mendapatkan penghargaan dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah kota Banjarmasin sebagai Usaha Kecil Inspiratif. Dewi pun kerap diundang untuk menjadi pembicara dalam seminar kuliner dan pelatihan wirausaha.
Saat ini, Mak Dewi telah mempekerjakan 13 orang staf tetap dan beberapa tenaga lepas. Usahanya mampu melayani pesanan hingga 1500 kotak setiap bulan, baik untuk pelanggan individu maupun instansi pemerintah dan swasta. Dewi mengaku bangga melihat perubahan hidup para karyawannya yang kini memiliki pendapatan tetap dan bisa membantu ekonomi keluarga.
Dewi Sartika memegang prinsip "melayanilah seperti keluarga". Setiap pesanan dianggap sebagai tanggung jawab besar, dan ia selalu memantau umpan balik dari pelanggan. Ia juga rutin melakukan survei harga bahan baku agar tetap kompetitif.
Selain itu, Dewi membangun hubungan dengan supplier dan petani lokal untuk mendapatkan bahan baku segar setiap hari. Ia menjalin kerjasama dengan toko kelontong dan pemasok beras agar bisa mendapat harga terbaik. Untuk memperkuat kepercayaan pelanggan, Dewi juga menawarkan pengembalian uang jika pesanan tidak sesuai harapan, walaupun hal tersebut jarang terjadi.
Di balik usaha Dewi Sartika yang berkembang pesat, ada dukungan dari keluarga yang sangat besar. Suami Dewi membantu dalam hal pengantaran pesanan dan logistik. Anak-anak Dewi, walau masih kecil, ikut membantu mengemas jika ada pesanan besar. Dewi sering berbagi kisah kepada stafnya, bahwa usaha rumahan dapat tumbuh asalkan kerja keras dan kejujuran tidak pernah ditinggalkan.
Dewi juga aktif dalam komunitas ibu-ibu PKK dan koperasi di lingkungan rumahnya. Ia percaya, kekuatan jejaring sosial dapat mendorong usaha lokal lebih maju.
Dewi Sartika berharap kisahnya dapat menginspirasi generasi muda di Kalimantan Selatan, khususnya wanita, untuk berani bermimpi dan berusaha. “Jangan malu memulai dari bawah. Jadikan keahlian memasak, menjahit, atau menulis sebagai ladang usaha. Kalau hasilnya baik, pelanggan akan datang dengan sendirinya,” kata Dewi.
Ia juga membagikan tips kepada pemula: selalu utamakan kualitas, jangan mudah menyerah, dan terbuka menerima masukan. Dewi menuturkan bahwa kegagalan adalah guru terbaik dalam bisnis. Tidak ada mimpi yang mustahil selama kita tekun dan jujur.
Melihat perjalanan panjang Dewi Sartika dan Catering Mak Dewi, bisa disimpulkan bahwa semangat inovasi, kejujuran, dan keberanian untuk berubah adalah faktor utama yang membawa bisnisnya tetap eksis dan berkembang. Dewi merencanakan ekspansi ke luar kota, memperbanyak menu frozen food, dan membuka gerai makan sederhana yang bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat.
Dengan mengusung slogan “Masakan Rumahan, Rasa Keluarga”, Dewi yakin Catering Mak Dewi akan terus tumbuh menjadi salah satu usaha kuliner unggulan di Kalimantan Selatan. Ia juga berkomitmen untuk memberdayakan perempuan sekitar agar bisa mandiri secara ekonomi melalui pelatihan memasak dan kewirausahaan.
Kisah Dewi Sartika bukan sekadar cerita sukses, tetapi bukti nyata bahwa kerja keras, doa, dan dukungan keluarga mampu menjadi pondasi kokoh dalam membangun usaha. Catering Mak Dewi kini tidak hanya menjadi pilihan utama di Banjarmasin untuk berbagai acara, tetapi juga icon kuliner yang memperkenalkan cita rasa khas Banjar kepada masyarakat luas.
Bagi Anda yang ingin memulai usaha baru, pelajaran dari Dewi Sartika adalah jangan ragu untuk bermimpi dan berbuat. Siapa pun bisa sukses, asalkan berani langkah, konsisten, dan siap belajar dari pengalaman.