Darman Shah lahir dan besar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Berasal dari keluarga sederhana, Darman sudah terbiasa bekerja keras sejak kecil. Ayahnya adalah penjual sate keliling yang hanya mengandalkan sepeda tua untuk berkeliling di sekitar Kampung Melayu. Dari masa remaja, Darman sering membantu ayahnya menyiapkan bahan sate dan turut berjualan pada sore hari. Pengalaman tersebut menjadi cikal bakal perkembangan jiwa entrepreneur Darman Shah.
Sate adalah makanan yang sangat populer di Banjarmasin, hampir setiap sudut kota dapat ditemukan penjual sate. Namun, Darman ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda. Pada tahun 2000, Darman bersama istrinya membuka warung kecil di pinggir Jalan Ahmad Yani. Warung itu dikenal dengan nama Warung Sate Darman. Dengan modal nekat dan sedikit tabungan dari hasil berjualan sate keliling, Darman memulai usahanya dengan menu utama sate ayam dan sate kambing, serta bumbu khas racikan keluarga mereka.
Sate Darman memiliki cita rasa berbeda dari lainnya. Rahasianya ada pada bumbu kacang yang diolah dengan resep turun temurun. Bumbu kacang dibuat dari kacang tanah pilihan yang digoreng hingga matang, lalu ditumbuk dengan campuran rempah-rempah khas Kalimantan Selatan seperti serai, ketumbar, dan gula aren. Tidak hanya itu, Darman menambahkan sedikit perasan jeruk purut untuk menambah aroma segar. Teknik memanggang sate pun tidak sembarangan; Darman menggunakan arang batok kelapa agar sate matang merata dan menghasilkan aroma khas yang menggugah selera.
Selain rasa yang lezat, Darman selalu menjaga kualitas sate yang dijual. Daging ayam yang digunakan selalu segar dan dipotong saat pagi hari. Untuk sate kambing, Darman hanya memilih daging muda agar tidak alot saat dibakar. Inilah yang membuat pelanggan semakin loyal dan selalu kembali ke Warung Sate Darman.
Banjarmasin memiliki banyak warung sate, baik skala kecil maupun besar. Persaingan bisnis makanan di kota ini cukup ketat. Namun, Darman tidak pernah kehilangan semangat. Ia selalu berinovasi, mulai dari memperbaiki tampilan warung, menambah menu seperti lontong sate dan sate usus, hingga menyediakan layanan pesan antar untuk pelanggan yang sibuk. Sikap ramah dan pelayanan cepat juga menjadi nilai tambah bagi warungnya.
Tahun 2012, Darman menghadapi tantangan saat harga daging melambung tinggi. Namun, ia tidak menaikkan harga jual secara drastis. Keputusan ini membuat banyak pelanggan tetap setia meski situasi ekonomi sedang sulit. Darman memilih mengurangi porsi sate sedikit saja agar tetap terjangkau oleh masyarakat. Kejujuran dan kepedulian Darman terhadap pelanggan menjadi bagian penting dari kesuksesan warungnya.
Perjalanan Warung Sate Darman tidak selalu mulus. Di awal usaha, Darman hanya mampu menjual sekitar 30 tusuk sate per hari. Namun seiring berjalannya waktu, warungnya semakin dikenal dan ramai dikunjungi. Berkat rasa khas dan pelayanan prima, kini Warung Sate Darman mampu menjual hingga 500 tusuk setiap hari, ditambah puluhan porsi lontong dan menu lainnya.
Suksesnya Darman menarik perhatian media lokal. Pada tahun 2016, ia mendapatkan penghargaan “Usaha Kuliner Pilihan Banjarmasin” dari salah satu surat kabar lokal. Sejak itu, pelanggan semakin banyak datang; tidak hanya warga Banjarmasin, tapi juga wisatawan yang ingin menikmati kuliner khas daerah. Warung Sate Darman menjadi salah satu destinasi kuliner wajib saat berkunjung ke Kalimantan Selatan.
Darman Shah selalu percaya bahwa kejujuran, kerja keras, dan ketekunan adalah kunci utama membangun bisnis makanan. Ia tidak hanya memikirkan keuntungan semata, tetapi juga memperhatikan kualitas dan kepercayaan pelanggan. Setiap hari, Darman selalu hadir di warungnya untuk memastikan semua berjalan lancar. Ia juga melibatkan keluarganya, sehingga usaha ini menjadi ladang rezeki dan sumber kebahagiaan bersama.
Darman tidak segan berbagi ilmu kepada para penjual sate yang baru merintis usaha. Ia kerap menjadi mentor bagi anak-anak muda di kampungnya yang ingin membuka usaha kuliner. “Bisnis makanan itu soal kontinuitas dan konsistensi. Jangan pernah menyerah, dan terus berinovasi,” begitu kata Darman saat diwawancarai dalam sebuah acara komunitas UKM kuliner di Banjarmasin.
Warung Sate Darman tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga pusat komunitas bagi warga sekitar. Banyak anak-anak muda yang bekerja di warung sebagai pelayan atau tukang bakar sate, sehingga membantu mereka mendapatkan pengalaman kerja dan tambahan penghasilan. Darman juga sering terlibat dalam kegiatan sosial, dari membagikan sate gratis saat Ramadan hingga mendukung event pasar malam atau festival kuliner di kota.
Keberadaan warung ini turut mendukung ekonomi lokal, terutama pemasok bahan baku dari petani dan pelaku usaha kecil lainnya. Darman yakin bahwa saling mendukung antar pelaku UKM akan melahirkan ekosistem bisnis sehat di Banjarmasin. Tidak heran jika Warung Sate Darman masih bertahan hingga kini, bahkan semakin berkembang dan memiliki cabang di daerah lain seperti Banjarbaru.
Sate Darman menjadi menu andalan di setiap acara keluarga, ulang tahun, hingga perayaan resmi di Kota Banjarmasin. Rasanya yang autentik dan pelayanan yang ramah membuat pelanggan selalu puas. Banyak testimoni positif dari pembeli: “Satenya gurih, bumbunya mantap, dan lontongnya empuk,” begitu ungkapan salah satu pelanggan tetap.
Sate Darman dijual dengan harga yang terjangkau untuk semua kalangan. Tidak heran jika warungnya selalu dipenuhi pelanggan, terutama saat malam hari dan akhir pekan. Suasana warung yang sederhana dan hangat membuat semua orang betah berlama-lama sambil menikmati sate dan bercengkerama dengan keluarga maupun sahabat.
Kisah Darman Shah dan Warung Sate Darman di Banjarmasin adalah kisah inspiratif tentang kegigihan, inovasi, dan kepedulian terhadap pelanggan. Dari usaha kecil di pinggir jalan, Darman mampu membangun bisnis kuliner yang sukses dan berkontribusi bagi kota serta masyarakat sekitar. Warung Sate Darman bukan hanya tentang makanan lezat, tetapi juga tentang nilai kehidupan: kerja keras, kejujuran, dan berbagi kepada sesama.
Bagi siapa saja yang ingin memulai usaha kuliner, kisah Darman Shah membuktikan bahwa impian bisa diraih dengan niat kuat dan usaha tak kenal lelah. Sate Darman akan terus menjadi bagian ikon kuliner Kota Banjarmasin, memberikan cita rasa khas dan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kalimantan Selatan.